Sejarah tas sudah ada sejak masa silam. Selain itu, entah mengapa tas juga sudah menjadi suatu hal yang tak terpisahkan dari mode serta fashion yang sudah ada. dalam hal ini, orang yang menyukai mode bisanya menyertakan tas yang akan disesuaikan dengan gaya berpakaiannya.
Sejarah
Tas dan Asal Mula Keberadaannya
Seperti
yang telah kita tahu bahwa tas itu sendiri telah ada dan sudah mulai digunakan
sejak lama. Hal ini dikarenakan bahwa pada saat itu manusia mengalami kendala
serta bermasalah karena membawa beberapa barang berukuran kecil (seukuran
biji-bjian) yang berjumlah banyak dan tidak bisa dibawa hanya mengandalkan
tangan.
Maka
dari itu, manusia pada zaman purba membuat sebuah alat yang dapat digunakan
untuk membantu dan memudahkan mereka untuk membawa barang dengan jumlah banyak
secara praktis. Keberadaan tas sendiri pada awalnya dibuat dari bahan-bahan
sederhana, seperti serat tanaman. Dalam bentuknya pun, awalnya tas hanya berupa
tas jinjing (handbag).
Kemudian,
seiring berjalannya waktu, tas mengalami berbagai macam inovasi dari mulai
bentuk, bahan, model, dan lain sebagainya. Untuk diketaui pula, bahwa tas
mulanya merupakan alat yang terbuat dari bahan kertas dan digunakan untuk
menyimpan daun teh (di Cina pada masa Dinasti Tang).
Perkembangan Tas dari Waktu ke Waktu
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, bahwa keberadaan tas sendiri telah mengalami berbagai macam perkembangan dan inovasi. Pada masa kini, tas pun mengalami berbagai macam tambahan fungsi dengan model yang berbeda-beda. Cara pemakaiannya pun juga makin lama makin banyak variasinya, seperti tas gendong, tas selempang, tas pinggang, dan lain sebagainya.
1. Abad ke-14
Perkembangan
tas pada abad ke-14 terletak pada fungsinya. Fungsi tas pada masa itu adalah
untuk menyimpan berbagai macam barang berharga, seperti kitab suci, jam,
perhiasan, dan benda-benda lainnya. Model tasnya adalah dengan menggunakan tali
yang panjang (sesuai dengan kebutuhan pemakai) dan biasanya digantungkan pada
korset. Tas jenis ini disebut “tesques” oleh para perempuan pada masa itu.
Sementara itu di Mesir, orang-orang
menggunakan tas yang dipakaikan di pinggang pada saat bepergian ke mana pun.
Mereka menghiasi tas mereka dengan berbagai sulaman pada
tasnya. Sulaman yang ada di tas mereka secara tidak langsung menunjukan
identitas, status, serta gaya hidup pemakai tas itu.
2. Abad ke-16
Sementara
itu, tas tangan atau handbag dibuat dan dipergunakan untuk keperluan
sehari-hari. Pada masa abad ke-16, tas tersebut dibuat dari bahan kulit dengan
tambahan kanding pengikat di atasnya. Kemudian seiring berjalannya waktu, pada
masa yang sama akhirnya terjadi perkembangan dengan keberadaan tas (umumnya tas
travel) dengan ukuran yang lebih besar dari ukkuran pada umumnya. Tas tersebut
digunakan dengan posisi menyilang oleh orang-orang yang sering melakukan
perjalanan.
3. Abad ke-18 (neo-classical)
Seiring berkembangnya gaya berbusana
masa neo-classical, pembuatan handbag atau tas tangan pun menjadi
lebih berkembang. Fungsi dari tas ini pun menjadi berbeda. Dulu, tas hanya
digunakan sebagai alat yang dapat membantu mengurangi beban barang bawaan.
Sementara pada masa ini, tas juga digunakan sebagai aksesoris tau penghias penampilan
para wanita.
Masa abad ke-18 merupakan cikal bakal tas menjadi sesuatu yang identik dengan mode feminitas kerena kepopulerannya di kalangan wanita. Pada masa ini pula, terdapat penemuan koper sebagai alat untuk membawa barang saat bepergian.
4. Abad ke-19
Pada abad ke-19 penggunaan kata handbag mulai ditujukan pada tas yang dibawa dengan cara dijinjing dan biasanya dibawa oleh pria. Hal ini merupakan cikal bakal dan inspirasi untuk tas yang akhirnya populer dikalangan wanita. Tepatnya pada tahun 1920 yang menunjukkan revolusi tas dalam dunia fashion, dimana penggunaan tas tidak harus selalu sesuai dengan pakaian yang dipakai.
Pada abad ini juga mulai dibentuk tas-tas rucksack militer yang dipergunakan untuk perang, tas ini dikhususkan bagi para tentara untuk membawa perlengkapannya ke medan perang. Unsur minimalis juga mulai masuk ke tren busana pada tahun 1940-an, dimana hal ini berpengaruh terhadap handbag. Pada tahun 50-an muncul cikal bakal tas legenda seperti Hermes, Chanel, dan Louis Vuitton. Mereka-lah cikal bakal tas berukuran kecil yang dianggap sebagai lambang feminimitas.
Begitulah kiranya yang mendasari keberadaan sejarah tas. Tentunya, kehadiran tas sendiri memberikan beragam manfaat bagi kehidupan, baik secara penggunaan atau pun secara penampilan. Pabrik tas tepat waktu melayani pemesanan serta pembuatan tas untuk berbagai keperluan seperti koper haji, tas promosi, dan sebagainya.
Sumber Bacaan : https://www.yunru-bag.com/sejarah-tas/






Tidak ada komentar:
Posting Komentar