Pemakai tas untuk kesibukan sehari - hari tentu sudah tidak asing dengan berbagai bahan tas berkualitas yang biasa digunakan, Biasanya, bahan pembuat tas juga disesuaikan dengan fungsi utama tas dan tujuan penggunaannya. Misalnya, tas punggung atau backpack tentu tidak akan dibuat dari bahan kulit dan tas belanja tidak akan dibuat dari bahan satin. Selain itu disesuaikan dengan fungsinya, pemilihan bahan tas yang tepat juga disesuaikan dengan kelebihannya masing-masing.
Berikut macam-macam
bahan tas yang berkualitas :
1.
Bahan Tas Kulit / Leather
Bahan ini menjadi favorit para
desainer karena sifatnya yang mudah dipotong, dibentuk, dan memiliki daya tahan
yang lama, sehingga dapat menghasilkan tas yang berkualitas. Tak heran
jika banyak kalangan yang suka dengan tas yang terbuat dari kulit. Namun,
ada harga juga ada barang, karena bahan dasarnya yang berkualitas, harganya pun
bisa terbilang mahal. Jadi, target marketnya pun biasanya merupakan
kalangan menengah ke atas usia 25 hingga 45 tahun, yang notabenenya adalah para
orang dewasa usia produktif yang bekerja.
Hal tersebut juga karena proses pembuatannya yang tidak
sembarangan. Perlu keahlian dan keterampilan khusus agar ciri khas kulit
tetap terjaga dan menghasilkan tas yang bagus. Terdapat dua jenis kulit
untuk membuat tas, yaitu kulit asli dan kulit sintetis. Biasanya, bahan kulit dibuat menjadi tas
kantoran, hand bag, clutch bag, hingga tas laptop.
2.
Bahan Polyester
Selain terkenal akan daya tahannya
yang lama, polyester juga memiliki sifat tidak mudah kusut serta lebih cepat
kering. Tak hanya itu, bahan polyester juga bersifat water
resistant (tahan air),
tidak mudah melar, dan tahan terhadap bakteri. Hal tersebut karena
proses pembuatan bahan ini yang berasal dari proses kimiawi.
Polyester bisa untuk menghasilkan berbagai model tas,
misalnya backpack, tas serut, maupun sling bag. Bisa juga
untuk tas laptop, tas sekolah, dan aneka tas jinjing lainnya. Bagi para
pebisnis tas yang memproduksi tas dari polyester dapat menargetkan kalangan
penyuka aktivitas berat dan sering membawa banyak barang, misalnya pendaki, traveller, dan lain-lain. Namun, yang menjadi kelemahan
bahan ini adalah mudah terasa panas di punggung jika dipakai saat cuaca sedang
terik. Hal tersebut karena sifat polyester yang tidak mudah menyerap
cairan, malah mudah menyerap panas sehingga cenderung mudah terbakar.
3.
Denim
Selain untuk bahan untuk membuat
celana, kemeja, dan jaket, ternyata denim juga bisa jadi bahan membuat tas.
Ada banyak model tas yang bisa dihasilkan, di antaranya tas selempang, tas
ransel, totebag, dan masih banyak lagi. Denim kini juga jadi favorit
untuk membuat tas. Karena selain kuat, bahan ini juga memberi kesan
kasual pada penggunanya. Target pasar yang biasa diincar pebisnis tas
berbahan denim ini adalah kalangan menengah karena
harganya yang terjangkau namun model-modelnya tidak ketinggalan zaman.
4.
Kanvas
Salah satu bahan membuat tas
produksi pabrik yang memiliki serat yang tebal dan sangat kuat adalah kanvas.
Ada dua macam jenis kanvas untuk membuat tas, yaitu kanvas lukis dan baby canvas.
Kanvas lukis sifat bahannya tebal, kaku, dan sedikit kasar. Sedangkan
baby canvas sifatnya jauh lebih lembut dan halus, sehingga tampak lebih premium
daripada kanvas lukis.
Tas yang terbuat dari kanvas mampu membuat penggunanya
terlihat lebih stylish dan fashionable. Jika kamu selaku owner
bisnis tas, bahan ini sangat recommended karena
termasuk bahan yang cukup kuat dan awet. Tak heran jika tas berbahan
kanvas memiliki banyak sekali peminat.
5.
Satin
Selain bagus untuk bahan membuat
baju, ternyata satin juga cocok digunakan sebagai bahan membuat tas yang berkualitas. Bahan ini memiliki karakteristik yang cenderung tipis
dan mengkilat.Sehingga, juga sering dipakai sebagai hiasan dan dekorasi
pada tas.
Para pebisnis tas perlu mempertimbangkan satin untuk
memproduksi tas karena cukup sulit ditiru sehingga tas yang dihasilkan pun
berkualitas premium. Apalagi jika rancangannya elegan, maka
keorisinilannya bisa sangat melekat pada produk tas.
6.
Kain Blacu
Kain blacu terbuat dari kapas
sehingga sangat aman sebagai bahan
membuat tas, seperti tas sekolah
maupun kuliah.Umumnya, kamu bisa membuat kain blacu menjadi model
totebag. Ciri-ciri kain ini antara lain lebih tipis dan sedikit kasar
daripada kain kanvas. Selain itu, kain blacu umumnya juga tidak warna
karena belum mengalami proses pewarnaan atau pemutihan, sehingga sifatnya masih
asli dan murni.
7.
Parasut
Parasut terkenal akan daya tahannya
terhadap air sehingga banyak orang yang menyukai tas yang terbuat dari bahan
parasut. Awalnya kain parasut ini terbuat dari bahan sutra, namun
sekarang bisa juga terbuat dari kombinasi polyester dan nilon. Kain
parasut memiliki banyak pilihan warna dan tekstur.
Ciri yang paling khas adalah cenderung tipis dan kedap
air, sehingga sangat cocok untuk membuat tas. Selain itu, tas yang
terbuat dari kain parasut juga mudah dibersihkan apabila terkena kotoran atau
noda.
8.
Kain Spundbond
Spunbond termasuk ke dalam jenis
kain yang terbuat dari proses kimiawi, namun sangat ramah lingkungan karena tidak mengandung
bahan berbahaya. Kain spunbond juga mudah didaur ulang sehingga tidak
menyebabkan polusi. Kain ini terdiri dari beberapa jenis tergantung
tingkat ketebalannya. Ada yang 50 gram, 75 gram, dan 100 gram.
9.
Bahan Tas Karet
Banyak produk tas perempuan mahal
yang terbuat dari karet. Proses pembuatannya ternyata lebih sulit
daripada proses pembuatan bahan lainnya.Hal tersebut karena tidak semua
bahan karet bisa untuk membuat tas, selain karet berkualitas tinggi saja.
Salah satu produk tas berbahan karet yang saat ini sedang naik daun adalah tas
jelly. Selain bentuk dan modelnya yang lucu-lucu, tas jelly juga awet
dan tahan lama.
Sumber Bacaan : https://koinworks.com/blog/bahan-untuk-membuat-tas/






Tidak ada komentar:
Posting Komentar